Persona? Apa Pentingnya?

Sebagai orang yang bekerja di bidang Web/Software, kerapkali kita mendengar kata tersebut. Sejatinya “Persona” ini adalah suatu hal yang sangat penting dalam merancang suatu website.

Jadi, Apa itu Persona?

Singkatnya, persona merupakan representasi dari sekelompok orang yang diperkirakan akan butuh dan menggunakan website kita nantinya. Pembuatan persona akan membantu seorang perancang antarmuka dalam merancang antarmuka yang cocok dan membantu mereka, orang-orang yang diwakilkan oleh persona.

Jadi, Mengapa Persona itu Penting?

Ingat bahwa yang akan menggunakan produk adalah pengguna, sehingga kita perlu memperhatikan apa yang mereka butuhkan dan mereka inginkan. Dengan membuat persona, kita dapat merancang antarmuka yang sesuai dengan calon pengguna.

Saat membuat sebuah persona, kita perlu tau jawaban dari beberapa pertanyaan berikut:

  1. Siapa orangnya?
    Pertanyaan ini benar-benar mempertanyakan orang yang dimaksud secara literal, yaitu siapa namanya, berapa umurnya, apa pekerjaannya.
  2. Bagaimana perilakunya?
    Memperhatikan perilaku pengguna adalah hal yang cukup penting dalam merancang suatu persona, karena pengguna akan betah dengan produk kita jika kita menyediakan solusi untuk mereka sesuai dengan perilakunya.
  3. Apa tujuan yang ingin mereka capai (dan apa frustasinya)?
    Ingat bahwa penggunalah yang akan menggunakan produk. Maka dari itu penting untuk melihat apa ekspektasi mereka terhadap produk, apa tujuan mereka menggunakan produk, dan apa hal-hal yang dapat memberhentikan mereka dari menggunakan produk kita.

Dengan terjawabnya ketiga pertanyaan diatas, maka kita sudah bisa membuat sebuah persona.

Kemudian dalam merancang persona, berikut adalah karakteristik persona yang baik.

  1. Merefleksikan pattern pengguna yang asli, bukan role pengguna berbeda. Persona bukanlah asumsi fiksional semata, melainkan mengacu kepada data yang nyata. Kemudian persona juga bukanlah refleksi dari sebuah role dalam sistem.
  2. Sebuah persona berfokus pada kondisi sekarang, yaitu bagaimana pengguna berinteraksi dengan produk, bukan pada kondisi di masa depan.
  3. Sebuah persona berfokus pada perilaku dan tujuan dari pengguna saat menggunakan produk.

Sebenarnya Persona itu Penting atau Tidak?

Ingat kembali bahwa yang akan menggunakan produk adalah pengguna, bukan pihak pengembang, terlebih lagi jika produk ini bertujuan untuk meraup untung dari pengguna. Jika kita tidak memperhatikan hal yang mereka butuhkan, apakah mungkin mereka mau untuk menggunakan produk kita? tidak bukan?

Oleh karena itu, kita butuh untuk merancang persona.

Referensi:

--

--

Not a Writer :)

Love podcasts or audiobooks? Learn on the go with our new app.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store